Single beam mengukur kedalaman lewat satu sinyal tepat di bawah perahu, hasilnya berupa garis-garis profil. Multibeam memancarkan banyak sinyal sekaligus sehingga dasar perairan terekam lebih lebar dan rapat. Singkatnya, single beam lebih ringkas, multibeam lebih detail.
Tergantung kebutuhan. Untuk sungai, saluran, atau survei yang cukup dengan profil kedalaman, single beam biasanya sudah memadai. Untuk area luas, pelabuhan, atau kebutuhan gambaran dasar perairan yang detail, multibeam lebih cocok. Ceritakan kebutuhan Anda, kami akan membantu memilih.
Muka air laut selalu naik dan turun. Agar kedalaman yang diukur pada waktu berbeda tetap dapat dibandingkan dan mengacu pada patokan yang sama, hasil ukur dikoreksi dengan data pasang surut.
Biasanya peta batimetri, kontur kedalaman, penampang, data titik ukur, dan laporan kegiatan. Format dan isinya menyesuaikan layanan yang dipilih.
Bisa, selama perahu survei dapat masuk dan kedalamannya cukup untuk alat bekerja. Jika lokasinya dangkal atau sempit, informasikan kepada kami terlebih dahulu agar metodenya tepat.