Survei topografi memetakan bentuk permukaan lahan beserta ketinggiannya. Hasilnya berupa peta situasi dan kontur yang menjadi dasar siteplan, desain bangunan, drainase, dan perhitungan pekerjaan tanah.
Pengamatan static dengan GNSS menentukan koordinat titik kontrol secara teliti. Titik kontrol ini menjadi acuan agar seluruh hasil pengukuran terikat pada satu sistem koordinat yang sama.
Centerline adalah garis sumbu atau as bangunan. Kami memindahkannya dari gambar rencana ke lapangan lewat pematokan, sehingga posisi pondasi dan kolom sesuai dengan desain.
Volume dihitung dari data ukur lahan sebelum dan sesudah rencana pekerjaan, baik dengan metode penampang maupun permukaan digital. Hasilnya berupa tabel volume yang dapat dipakai untuk menyusun RAB.