Pengukuran Topografi Dairyland BALI

Pemetaan udara dan pengukuran topografi Dairyland Bali menyajikan data elevasi serta kontur untuk perencanaan siteplan

Pengukuran Topografi Dairyland Bali

Klien Proyek

PT Wisata Sapta Pesona

Konsorsium Pengembang Kawasan Industri

Periode & Durasi

Q2 2025 (Selesai)

Durasi Lapangan 7 Hari Kerja Penuh

Lokasi Geografis

Denpasar, Bali

metode Alat

Survey Terestris

Drone, Total Station, GNSS RTK

Deskripsi & Latar Belakang Proyek

Seiring dengan pengembangan kawasan wisata dan tempat rekreasi keluarga berbasis edukasi oleh Cimory Group (PT Cisarua Mountain Dairy Tbk / PT Cisarua Mountain Dairy anak perusahaan penanggung jawab lahan seperti PT Wisata Sapta Pesona) di Provinsi Bali, diperlukan perencanaan teknis yang terukur, akurat, dan komprehensif. Proyek Dairyland Bali dirancang di atas lahan dengan karakteristik kontur tanah dan kondisi topografi yang bervariasi.

Untuk menunjang proses master planning, perancangan lanskap, perencanaan infrastruktur jalan, drainase, penataan area kontur tanah (cut and fill), serta tata letak fasilitas penunjang wisata, maka pemetaan dan pengukuran topografi darat serta pemetaan udara menjadi tahap awal yang sangat krusial.

Peran Pemetaan Udara dan Topografi Terestris

Integrasi antara teknologi drone pemetaan (UAV) dan instrumen topografi terestris menghasilkan output berupa peta foto (orthophoto) resolusi tinggi serta gambar penampang melintang (cross section). Dengan ketersediaan data topografi yang terukur ini, risiko kesalahan desain infrastruktur dapat diminimalkan serta efisiensi pelaksanaan proyek Dairyland Bali dapat tercapai secara optimal.

Kamu memiliki Proyek serupa ? Hubungi Kami

Lingkup Pekerjaan

  1. Orientasi area batas pengerjaan proyek Dairyland Bali.
  2. Pemasangan benchmark (BM) dan titik kontrol tanah (Ground Control Points / GCP) sebagai acuan koordinat (Northing, Easting) dan elevasi (Height).
  3. Pembuatan rencana jalur terbang (flight plan) mencakup area tapak proyek Dairyland Bali.
  4. Pengolahan foto udara untuk menghasilkan peta foto (orthomosaic) serta peta dasar batas lahan dan visualisasi eksisting.
  5. Pengolahan data koordinat (post-processing GPS & Total Station).
  6. Pengolahan model elevasi digital (DEM/DTM) dan pembentukan garis kontur tanah.
  7. Penyusunan gambar Siteplan Topografi (Skala 1:2000 / disesuaikan).
  8. Penyusunan gambar Potongan Melintang/Memanjang (Cross Section).

Alat yang digunakan

  • GNSS Geodetik RTK Trimble R12i
    Multi-frekuensi GPS/GLONASS/Galileo/BDS
  • Drone / UAV Pemetaan
    Mengambil foto udara ortofoto resolusi tinggi secara luas untuk menghasilkan peta tapak/siteplan eksisting.
  • Total Station
    Pengukuran detail situasi terestris, batas detail area yang tertutup rimbun vegetasi/pohon, serta pengambilan elevasi profil melintang (cross section) secara rinci.

Dokumentasi Lapangan

Dokumentasi langsung tim surveyor lapangan kami selama tahapan akuisisi data dan pengolahan digital elevasi model

Punya proyek serupa?

Ceritakan kebutuhan dan lokasi proyek Anda, kami akan menyiapkan penawaran dan jadwal pengerjaan.